Pemerintah Percepat Operasional Koperasi Merah Putih, 23.000 Gedung Rampung Dibangun
Jakarta – Pemerintah mengawal kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di 10.070 titik untuk memastikan koperasi dapat melayani kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa. Pemantauan dilakukan selama delapan hari dengan melibatkan kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama sejumlah pejabat meninjau operasionalisasi KDKMP di Lampung Selatan, Boyolali, Kediri, dan Sidoarjo pada Kamis (15/10/2026). Peninjauan mencakup ketersediaan sembako, LPG, pupuk, layanan keuangan, serta pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
KDKMP juga dipersiapkan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan dan menyediakan beras bersubsidi seharga Rp12.500 per kilogram sesuai skema yang berlaku. Secara nasional, bantuan pangan tersebut menyasar sekitar 33,2 juta masyarakat dengan alokasi 30 kilogram beras untuk tiga bulan.
Zulkifli menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih harus memberikan manfaat langsung bagi warga melalui akses barang dengan harga terjangkau, kemudahan memperoleh kebutuhan pokok, serta perluasan pasar bagi produk lokal. Pemerintah juga memastikan sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional, dapat berfungsi dengan baik.
Berdasarkan data per 12 Oktober 2026, sebanyak 23.000 gedung KDKMP telah selesai dibangun dan 28.626 manajer telah direkrut secara nasional. Pemerintah akan terus mengawal kesiapan gerai, kelancaran pasokan, akses pupuk bagi petani, dan pengembangan usaha lokal agar koperasi dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
