PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu Laksanakan Evaluasi JR Care dan Perkuat Koordinasi Pelayanan Bersama PIC Rumah Sakit
Bengkulu — PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Analisa dan Evaluasi Program JR Care serta Penyelesaian Pelayanan, bertempat di Kantor PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu. Kamis (08/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Ibu Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., didampingi Kanit Operasional dan Humas, Raden Soeko Agung Prasetyo, serta dihadiri oleh para Person in Charge (PIC) rumah sakit dari seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
FGD ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu dalam melakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program JR Care serta proses penyelesaian pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembahasan secara menyeluruh mengenai pelaksanaan pelayanan, proses penyelesaian administrasi, berbagai kendala yang ditemui di lapangan, serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Keterlibatan PIC rumah sakit dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi. Melalui forum diskusi, masing-masing PIC dapat menyampaikan berbagai masukan, pengalaman, serta kondisi yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan kepada korban kecelakaan di fasilitas kesehatan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Ibu Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., menyampaikan bahwa evaluasi secara berkala diperlukan untuk memastikan pelayanan Jasa Raharja dapat terus berjalan secara optimal.
“Melalui FGD ini, kita ingin melihat secara bersama-sama bagaimana pelaksanaan JR Care dan penyelesaian pelayanan di lapangan. Masukan dari PIC rumah sakit sangat penting bagi kami untuk mengetahui hal-hal yang masih perlu diperbaiki, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan optimal,” ujar Ibu Cynthia.
Lebih lanjut, Ibu Cynthia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu dengan pihak rumah sakit. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan setiap proses pelayanan dapat berjalan dengan baik serta memberikan kepastian dan kemudahan bagi korban kecelakaan yang membutuhkan penanganan.
Sementara itu, Kanit Operasional dan Humas PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Raden Soeko Agung Prasetyo, turut mendampingi pelaksanaan FGD dan pembahasan bersama para PIC rumah sakit. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan pelayanan.
Program JR Care sendiri merupakan bagian dari komitmen PT Jasa Raharja (Persero) dalam memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan setiap tahapan pelayanan dapat semakin efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui evaluasi, pembenahan proses, serta komunikasi yang baik dengan rumah sakit sebagai mitra pelayanan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan proses pelayanan yang semakin efektif, sehingga masyarakat dapat memperoleh hak perlindungan secara cepat dan tepat.
Melalui pelaksanaan FGD Analisa dan Evaluasi Program JR Care serta Penyelesaian Pelayanan ini, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta memberikan pengalaman pelayanan yang semakin baik bagi korban kecelakaan dan keluarganya.
Selain membahas pelaksanaan JR Care, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi aplikasi myJasfren kepada para PIC rumah sakit. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan layanan digital Jasa Raharja sekaligus meningkatkan pemahaman mitra pelayanan mengenai berbagai fitur yang tersedia di dalam aplikasi.
Melalui myJasfren, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi dan layanan Jasa Raharja secara lebih mudah. Beberapa fitur yang diperkenalkan antara lain Pengajuan Santunan Online, informasi kondisi lalu lintas, pembayaran program perlindungan kendaraan umum, pengecekan SWDKLLJ, serta layanan Jaminan Kecelakaan yang mencakup surat jaminan dan informasi awal penanganan.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman para PIC rumah sakit mengenai pemanfaatan layanan digital Jasa Raharja, sehingga informasi mengenai layanan dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ibu Cynthia juga menekankan bahwa transformasi digital merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.
“Melalui myJasfren, kami ingin memberikan kemudahan akses informasi dan layanan kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap para PIC rumah sakit juga dapat memahami dan mengenalkan aplikasi ini kepada masyarakat, khususnya keluarga korban kecelakaan yang membutuhkan informasi mengenai layanan Jasa Raharja,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Operasional dan Humas PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Raden Soeko Agung Prasetyo, turut mendampingi pelaksanaan FGD sekaligus sosialisasi myJasfren. Berbagai masukan yang disampaikan para PIC rumah sakit menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bersama antara PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu dan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan. Komunikasi yang efektif dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung proses pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan mudah diakses.
PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu terus berkomitmen melakukan evaluasi dan inovasi pelayanan, baik melalui peningkatan kualitas Program JR Care maupun pemanfaatan layanan digital myJasfren.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Jasa Raharja dan rumah sakit di seluruh Provinsi Bengkulu semakin optimal, sehingga masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan pelayanan Jasa Raharja dapat memperoleh layanan yang responsif, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan korban kecelakaan serta keluarganya.
