Purbaya Ungkap Danantara Salurkan Rp120 Triliun untuk APBN 2026
Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan memberikan kontribusi sekitar Rp120 triliun kepada APBN 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dana tersebut berasal dari keuntungan yang dikelola Danantara dan akan dicatat sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya.
Purbaya menyebut kontribusi tersebut lebih besar dibandingkan setoran dividen BUMN yang sebelumnya berada di kisaran Rp90 triliun per tahun. Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi sinyal positif terhadap kinerja perusahaan negara sekaligus memberikan tambahan penerimaan bagi pemerintah.
Dana dari Danantara juga diharapkan dapat membantu menjaga defisit APBN agar tetap terkendali serta menjadi cadangan fiskal apabila pemerintah membutuhkan tambahan anggaran untuk pengeluaran yang tidak terduga. Pemerintah sebelumnya memproyeksikan defisit APBN 2026 mencapai Rp734,3 triliun atau 2,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Meski demikian, Purbaya belum memastikan apakah kontribusi Danantara dengan nilai serupa akan berlanjut pada tahun anggaran berikutnya. Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan PNBP sebesar Rp517,4 triliun dengan defisit anggaran dirancang sebesar Rp671,2 triliun atau 2,40 persen terhadap PDB.
