Reksa Dana Pasar Uang Dorong Pertumbuhan Dana Kelolaan Sucor AM
PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) mencatat total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp47,22 triliun hingga kuartal I 2026. Pada periode yang sama, jumlah investor aktif perusahaan meningkat menjadi lebih dari 900 ribu, memperkuat posisinya sebagai salah satu manajer investasi dengan basis investor ritel terbesar di Indonesia.
Direktur Investasi Sucor AM Dimas Yusuf mengatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya literasi keuangan masyarakat, program investasi rutin, serta ekspansi jaringan distribusi yang dilakukan perusahaan. Faktor-faktor tersebut turut meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi melalui produk reksa dana.
Di tengah kondisi pasar yang masih diwarnai sikap wait and see dari investor, reksa dana pasar uang menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan perusahaan. Instrumen ini dinilai tetap menarik karena menawarkan tingkat risiko dan volatilitas yang relatif rendah, sekaligus menjaga likuiditas investasi. Hingga awal Juni 2026, sejumlah produk pasar uang Sucor AM juga mencatatkan kinerja positif secara tahunan.
Ke depan, Sucor AM berencana memperkuat strategi investasi dan manajemen risiko dengan mencermati perkembangan suku bunga, kondisi ekonomi, serta kebijakan yang berpengaruh terhadap pasar modal. Untuk produk saham, perusahaan akan fokus pada emiten dengan fundamental kuat, sementara pada instrumen pendapatan tetap dan sukuk akan menerapkan pengelolaan aktif melalui seleksi ketat terhadap penerbit obligasi yang memiliki profil risiko terukur dan likuiditas yang memadai.
Capaian tersebut sejalan dengan pertumbuhan industri reksa dana nasional yang masih menunjukkan ketahanan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana nasional mencapai Rp685,76 triliun hingga akhir Mei 2026, mencerminkan minat investasi masyarakat yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar keuangan.
