Tekan Angka Lakalantas, Jasa Raharja Blora dan FLLAJ Blora Survei Jalur Rawan di Cepu
1 min read

Tekan Angka Lakalantas, Jasa Raharja Blora dan FLLAJ Blora Survei Jalur Rawan di Cepu

Blora — Sebagai langkah konkret meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Jasa Raharja Blora bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Blora menggelar survei bersama di sejumlah ruas jalan wilayah Kecamatan Cepu, Kamis (11/6). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari hasil rapat koordinasi FLLAJ yang digelar akhir Mei lalu.

Dalam survei yang diikuti oleh Petugas Samsat Cepu, Muhammad Fahruddin, beserta pemangku kepentingan terkait, tim melakukan identifikasi menyeluruh terhadap titik-titik rawan yang berpotensi memicu kecelakaan. Salah satu temuan krusial berada di ruas Jalan Ronggolawe, Kecamatan Cepu. Jalur tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi akibat adanya penyempitan badan jalan.

Penyempitan jalur utama tersebut dipicu oleh banyaknya truk yang parkir sembarangan di bahu jalan. Kondisi ini secara otomatis memangkas ruang gerak kendaraan yang melintas, sehingga rawan menimbulkan konflik lalu lintas dan memicu kecelakaan. Temuan lapangan ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi resmi bagi instansi terkait untuk diambil tindakan tegas dan perbaikan fasilitas jalan.

Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho, menegaskan bahwa survei bersama ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan instansinya dalam melakukan mitigasi risiko kecelakaan di wilayah eks-Keresidenan Pati, khususnya Blora.

“Kami terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk mewujudkan jalan raya yang lebih aman dan nyaman. Selain upaya preventif di lapangan, kami juga mengimbau masyarakat untuk tertib membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tepat waktu. Dana tersebut esensial karena kembali kepada masyarakat sebagai hak santunan bagi korban lakalantas,” ujarnya.

Melalui integrasi data lapangan dan komitmen lintas sektor ini, FLLAJ Kabupaten Blora diharapkan dapat segera merealisasikan solusi penataan marka jalan maupun penertiban parkir liar. Langkah pencegahan ini ditargetkan mampu menekan angka fatalitas kecelakaan secara signifikan demi keselamatan pengguna jalan.