Program Waste for Waste PTFI Dorong Ekonomi Sirkular dan Kebersihan Pesisir
PT Freeport Indonesia (PTFI) terus memperkuat pengelolaan sampah pesisir berbasis komunitas melalui program Waste for Waste di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Program ini mengusung konsep ekonomi sirkular dengan mengubah sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Senior Vice President Geoengineering and Environmental PTFI, Ardhin Yuniar, mengatakan program tersebut dirancang untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan pendekatan dari hulu hingga hilir, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PTFI bersama berbagai pihak menggelar aksi bersih Pantai Kemukem, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Gresik. Kegiatan yang melibatkan sekitar 350 peserta itu berhasil mengumpulkan lebih dari 1,6 ton sampah yang kemudian dipilah untuk didaur ulang, diolah menjadi kompos, atau diproses sesuai ketentuan.
Selain aksi bersih pantai dan penanaman mangrove, PTFI juga menyerahkan bantuan Bank Sampah Induk kepada desa penerima manfaat sebagai upaya memperkuat keberlanjutan program. Pemerintah Kabupaten Gresik menyambut positif kolaborasi tersebut karena dinilai mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir.
Dikutip dari liputan6.com
