BPJS Kesehatan Targetkan Layanan Digital JKN Menjangkau 85 Ribu Desa
1 min read

BPJS Kesehatan Targetkan Layanan Digital JKN Menjangkau 85 Ribu Desa

BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperluas akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Kolaborasi ini dilakukan melalui penguatan infrastruktur digital agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan administrasi dan informasi kepesertaan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan kerja sama tersebut ditargetkan menjangkau hingga 85.000 desa di seluruh Indonesia. Keberadaan jaringan internet di kantor-kantor Koperasi Desa Merah Putih akan dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA), sehingga masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan kantor cabang maupun pusat BPJS Kesehatan.

Saat ini, sekitar 30.000 titik operasional Koperasi Desa Merah Putih yang telah aktif siap mendukung implementasi layanan digital tersebut. Selain menggandeng sektor koperasi, BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan jajaran TNI melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mendukung operasional layanan VIOLA dan BPJS Keliling, serta menjajaki kolaborasi dengan Kementerian Hukum melalui Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa.

BPJS Kesehatan menyebut tingkat keaktifan peserta JKN saat ini mencapai 80,6 persen dari total cakupan sekitar 286 juta penduduk. Melalui berbagai kolaborasi tersebut, BPJS Kesehatan menargetkan tingkat keaktifan peserta meningkat menjadi 83,5 persen pada 2029, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur digital.