BP Tapera Catat Penyaluran 102.900 Rumah Subsidi, Dukung Program Tiga Juta Rumah
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah melampaui 102.900 unit hingga pertengahan Juli 2026. Capaian tersebut dinilai menjadi sinyal positif dalam mendukung target penyaluran 350.000 unit rumah subsidi sepanjang tahun ini.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai berkat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta komitmen Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Ia menegaskan BP Tapera dituntut bekerja secara profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan berbagai terobosan dalam pelayanan.
Sejalan dengan itu, BP Tapera meresmikan kantor pusat baru di Jakarta sebagai upaya memperkuat pelayanan pembiayaan perumahan sekaligus mendukung Program Tiga Juta Rumah. Kantor tersebut akan menjadi pusat koordinasi strategis, administrasi, dan pengelolaan sistem pembiayaan perumahan nasional.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyebut perpindahan kantor menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta memperkuat pengelolaan pembiayaan perumahan secara berkelanjutan. Fasilitas baru yang dilengkapi pusat pengolahan data dan infrastruktur teknologi informasi juga diharapkan mempercepat layanan sekaligus mendukung transformasi digital BP Tapera.
