Generasi Muda Diminta Aktif Rumuskan Kebijakan Teknologi dan AI
1 min read

Generasi Muda Diminta Aktif Rumuskan Kebijakan Teknologi dan AI

Jakarta – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan generasi muda tidak cukup hanya memahami teknologi, tetapi juga harus mampu merumuskan kebijakan publik di bidang digital.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama peserta Youth Parliamentary 2026 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta. Ia menilai, peran generasi muda sangat penting dalam mengarahkan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi harus diwujudkan dalam langkah konkret, terutama dalam merumuskan kebijakan strategis yang berdampak luas bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan publik menjadi faktor penentu arah pemanfaatan teknologi agar inovasi yang berkembang tidak menggeser peran manusia.

Selain itu, Nezar mengingatkan bahwa generasi muda akan menghadapi tantangan besar di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang mendorong otomatisasi di berbagai sektor.

Oleh karena itu, penguasaan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman regulasi agar mampu merumuskan kebijakan yang tepat dan strategis.

Ia menekankan pentingnya posisi manusia sebagai pengendali teknologi, sehingga pemanfaatan inovasi digital tetap memberikan manfaat optimal tanpa mengurangi peran manusia dalam berbagai aspek kehidupan.

Dikutip dari RRI.co.id