Isu Fusi NasDem-Gerindra Muncul, Saan Mustopa: Masih Sekadar Wacana
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menanggapi isu merger dengan Partai Gerindra dengan menyebut bahwa dalam konteks politik, istilah yang lebih tepat adalah fusi atau peleburan partai.
Menurut Saan, wacana fusi merupakan hal yang lumrah dalam dinamika politik nasional, mengingat Indonesia pernah mengalami penggabungan partai pada 1973. Namun, ia menegaskan bahwa wacana tersebut masih sebatas ide dan belum menjadi pembahasan serius di internal NasDem.
Ia menjelaskan bahwa untuk mewujudkan fusi partai diperlukan pertimbangan matang, mulai dari ideologi, identitas, hingga eksistensi masing-masing partai. Hal tersebut menjadi penting karena setiap partai memiliki latar belakang, visi, dan filosofi yang berbeda dalam pembentukannya.
Terkait pertemuan antara Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Gerindra, Saan mengaku tidak mengetahui secara rinci isi pembicaraan tersebut.
Ia menilai pertemuan antar pimpinan partai merupakan hal yang wajar dalam konteks komunikasi politik, khususnya karena NasDem merupakan bagian dari koalisi pemerintah. Komunikasi tersebut dinilai penting untuk memastikan dukungan terhadap program-program prioritas nasional tetap berjalan optimal.
Dikutp dari antaranews.com
