Jasa Raharja Perkuat Koordinasi Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas melalui Audiensi dengan RS Bethesda Yogyakarta
Yogyakarta — PT Jasa Raharja melalui jajaran pelayanan melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan RS Bethesda Yogyakarta, Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja sama sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Dalam pertemuan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan informasi terkait jaminan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas serta melakukan sosialisasi penggunaan JR-Care dalam proses penagihan jaminan. Pemahaman yang baik mengenai mekanisme JR-Care diharapkan dapat mendukung proses administrasi dan penagihan agar berjalan lebih tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan.
Kasubbag Administrasi Santunan Jasa Raharja, Frenki Sahat, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak rumah sakit menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran proses pelayanan. “Melalui audiensi ini, kami ingin memperkuat komunikasi dengan RS Bethesda Yogyakarta, baik terkait pelayanan kepada korban maupun penggunaan JR-Care dalam proses administrasi jaminan. Kami berharap koordinasi yang baik dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, terutama dalam mendukung pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Selain membahas implementasi JR-Care, dalam kegiatan tersebut Jasa Raharja juga melakukan tindak lanjut terhadap berkas OS GL (Overbooking Guarantee Letter). Sebanyak 8 berkas OS GL dibawa untuk dilakukan pembahasan bersama pihak RS Bethesda Yogyakarta dan berhasil diperoleh titik temu terkait penyelesaian berkas tersebut.
Pelaksana Administrasi Tk. II Subbag Pelayanan, Bonaventura Pandu, bersama PIC RS Bethesda Yogyakarta, Nova Arie, turut melakukan pembahasan terhadap berkas yang menjadi tindak lanjut. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian administrasi sekaligus meminimalkan kendala dalam proses penagihan jaminan Jasa Raharja.
Melalui audiensi dan koordinasi secara berkelanjutan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan rumah sakit mitra. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pelayanan yang semakin efektif, tertib, dan responsif bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Frenki Sahat selaku Kasubbag Administrasi Santunan menyampaikan bahwa audiensi dengan RS Bethesda Yogyakarta merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mendukung pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas. “Kami ingin memastikan bahwa koordinasi antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit dapat berjalan dengan baik, terutama dalam proses pemberian jaminan dan pelayanan kepada korban. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai kebutuhan administrasi maupun kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurut Frenki, penggunaan JR-Care juga menjadi salah satu hal penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut. “Kami memberikan pemahaman terkait penggunaan JR-Care dalam proses penagihan jaminan Jasa Raharja agar pihak rumah sakit semakin memahami mekanisme dan tahapan yang harus dilakukan. Harapannya, proses administrasi dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Frenki menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya juga membawa sebanyak 8 berkas OS GL untuk dibahas dan ditindaklanjuti bersama RS Bethesda Yogyakarta. “Dari pembahasan yang dilakukan, kami mendapatkan titik temu untuk penyelesaian berkas-berkas tersebut. Kami berharap hasil koordinasi ini dapat memperlancar proses administrasi dan penagihan jaminan, sekaligus semakin memperkuat sinergi Jasa Raharja dengan RS Bethesda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi korban kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.
