Pemanfaatan Hasil Hutan Dinilai Penting untuk Jaga Ekosistem dan Ekonomi Masyarakat
1 min read

Pemanfaatan Hasil Hutan Dinilai Penting untuk Jaga Ekosistem dan Ekonomi Masyarakat

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan bahwa pemanfaatan hutan secara berkelanjutan merupakan bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pengelolaan hutan lestari dinilai tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Direktur Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan Kemenhut, Krisdianto, menjelaskan bahwa aktivitas pemanenan kayu dilakukan berdasarkan aturan yang ketat, termasuk penerapan batas tebangan tahunan atau Annual Allowable Cut (AAC). Selain itu, setiap kegiatan pemanfaatan hutan juga disertai kewajiban penanaman kembali sebagai upaya pemulihan kawasan.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap penebangan pohon identik dengan perusakan hutan. Padahal, dalam konsep pengelolaan hutan lestari, pemanfaatan sumber daya hutan dilakukan secara terukur agar tetap berada dalam batas daya dukung ekosistem.

Krisdianto juga menilai hutan yang tidak dikelola memiliki sejumlah risiko, seperti penumpukan biomassa yang dapat memicu kebakaran, serta kayu-kayu mati yang berpotensi terbawa aliran air dan meningkatkan risiko banjir maupun longsor.

Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Ekologi dan Etnobotani BRIN, Lutfy Abdullah, menambahkan bahwa pemanfaatan hasil hutan, termasuk hasil hutan bukan kayu seperti gaharu, nira, dan asap cair, dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan. Selain meningkatkan nilai ekonomi, pengelolaan hasil hutan yang tepat juga mendorong masyarakat untuk terus menjaga keberadaan hutan sebagai aset lingkungan dan sumber kesejahteraan jangka panjang.

Dikutip dari RRI.co.id