Rupiah Tertekan Dolar AS, Diprediksi Bergerak di Rp17.600-Rp17.700
Jakarta – Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.650 per dolar AS pada perdagangan Senin (7/9/2026) pagi. Rupiah melemah 8 poin atau 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya, sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS.
Pelemahan juga terlihat pada sejumlah mata uang kawasan, seperti yuan China yang turun 0,03 persen, peso Filipina dan ringgit Malaysia yang masing-masing melemah 0,15 persen, serta dolar Singapura yang terdepresiasi 0,07 persen. Sementara itu, yen Jepang menguat 0,15 persen dan won Korea Selatan naik 0,25 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan tekanan terhadap rupiah terjadi setelah dolar AS kembali menguat menyusul data pekerjaan Amerika Serikat atau Non Farm Payrolls (NFP) yang lebih kuat dari perkiraan.
Meski demikian, pelemahan rupiah diperkirakan masih terbatas karena investor menunggu data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis pada Senin. Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
