Airlangga Tandatangani Pendirian WAICO, Indonesia Dukung Tata Kelola AI Global
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menandatangani dokumen pendirian World AI Cooperation Organization (WAICO) bersama perwakilan dari 30 negara di Shanghai, Tiongkok, Kamis (16/7). Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan buatan (AI).
Airlangga mengatakan pendirian WAICO merupakan momentum penting untuk menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi global (bridging the AI divide). Menurutnya, pengembangan AI harus dikelola secara aman, tepercaya, beretika, serta memberikan manfaat yang setara bagi seluruh negara, khususnya negara berkembang.
Keikutsertaan Indonesia dalam pendirian WAICO merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Organisasi tersebut dibentuk sebagai wadah kerja sama antar pemerintah yang independen dan berfokus pada pengembangan AI di sektor sipil secara inklusif dan non-diskriminatif.
Penandatanganan perjanjian dilakukan dalam rangkaian World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai. Sebelum penandatanganan, para delegasi juga mengikuti pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres.
