TNI AU Siagakan 11 Pesawat untuk Distribusi Bahan Modifikasi Cuaca dan Pemadaman Karhutla
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan 11 pesawat angkut untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Pengerahan ini dilakukan sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi, menjelaskan bahwa armada yang dikerahkan mencakup CASA 212, C-130H Hercules, C-130J-30 Super Hercules, CN-295, hingga A-400M. Pesawat-pesawat tersebut bertugas mengangkut logistik, termasuk dry ice dan natrium klorida (NaCl), untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC).
Sebanyak lima CASA 212, dua C-130H Hercules, dan satu CN-295 mendukung penyemaian bahan operasi modifikasi cuaca. Sementara itu, dua C-130J-30 Super Hercules digunakan untuk mengirim bahan semai dari Lanud Halim Perdanakusuma ke Lanud Sjamsudin Noor di Banjarmasin dan Lanud Sri Mulyono Herlambang. Pesawat A-400M ditugaskan mengangkut kontainer penyimpanan dingin (cold storage container) ke wilayah operasi.
Menurut Feri, pengerahan armada telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya dan mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah wilayah terdampak karhutla dilaporkan mulai mengalami hujan setelah pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
TNI AU menyatakan akan terus menyiagakan pesawat angkut untuk mendukung kebutuhan negara, termasuk operasi militer selain perang dalam penanganan bencana. Dukungan tersebut diharapkan membantu pemerintah memperkuat upaya pengendalian karhutla di berbagai daerah.
